Zakharia | Ciri-ciri Khas (Pendahuluan/Pengantar) |
Ciri-ciri Khas
~~~~~~~~~~~~~~~
Enam ciri utama menandai kitab Zakharia.
(1) Inilah kitab yang paling bersifat Mesias dari semua kitab PL karena
banyaknya acuan yang jelas mengenai Mesias terjadi dalam 14 pasal. Hanya
Yesaya (dalam 66 pasal) berisi lebih banyak acuan kepada Mesias daripada
Zakharia.
(2) Di antara para nabi kecil, kitab ini berisi nubuat-nubuat yang paling
rinci dan lengkap mengenai peristiwa-peristiwa akhir zaman.
(3) Kitab ini menunjukkan perpaduan peranan imam dan nabi dalam sejarah
Israel.
(4) Lebih daripada kitab PL lainnya, semua penglihatan dan bahasa lambangnya
paling menyerupai kitab-kitab penyataan (apokaliptis) Daniel dan Wahyu.
(5) Kitab ini mencatat suatu contoh berani dari ejekan ilahi dalam nubuat
tentang pengkhianatan Mesias untuk 30 keping perak, sambil menunjuk
kepadanya sebagai "nilai tinggi yang ditaksir mereka bagiku"
(Za 11:13).
(6) Nubuat Zakharia mengenai Mesias dalam pasal 14 (Za 14:1-21) sebagai
Raja-Pahlawan Perang agung yang memerintah di Yerusalem menjadi nubuat
PL yang menakjubkan.
Penggenapan Dalam Perjanjian Baru
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Dalam diri Zakharia terdapat penerapan PB yang mendalam. Perpaduan jabatan
imam dan nabi dalam hidup pribadi Zakharia mungkin sekali menyumbang kepada
pemahaman PB mengenai Kristus sebagai imam dan nabi. Juga, Zakharia
bernubuat tentang kematian Yesus yang mendamaikan oleh orang Yahudi, yang
pada akhir zaman akan membuat orang Israel meratap, bertobat dan
diselamatkan (Za 12:10-13:9; Rom 11:25-27). Tetapi sumbangan terbesar
Zakharia terkait dengan banyak nubuatnya mengenai Mesias, yang oleh para
penulis PB dikutip sebagai digenapi di dalam Yesus Kristus. Di antaranya
ialah:
(1) Dia akan datang dalam cara yang bersahaja dan sederhana
(Za 9:9; Za 13:7; Mat 21:5; Mat 26:31,56);
(2) Dia akan memulihkan Israel dengan darah perjanjian-Nya
(Za 9:11; Za 14:24);
(3) Dia akan menjadi Gembala bagi kawanan domba Allah yang terserak dan
mengembara (Za 10:2; Mat 9:36);
(4) Dia akan dikhianati dan ditolak (Za 11:12-13; Mat 26:15; Mat 27:9-10);
(5) Dia akan ditikam dan dipukul roboh
(Za 12:10; Za 13:7; Mat 26:31,56; Yoh 19:37);
(6) Dia akan datang kembali dalam kemuliaan dan membebaskan Israel dari
musuh-musuh mereka (Za 14:1-6; Mat 24:30-31; Wahy 19:15);
(7) Dia akan memerintah sebagai Raja dengan damai dan adil
(Za 9:9-10; Za 14:9,16; Rom 14:17; Wahy 11:15); dan
(8) Dia akan mendirikan kerajaan-Nya yang mulia atas segala bangsa untuk
selama-lamanya (Za 14:6-19; Wahy 11:15; Wahy 21:24-26; Wahy 22:1-5).