Zakharia

Tujuan dan Survai
(Pendahuluan/Pengantar)
Fungsi: (JJ), (++), (+), (-), (--), (1), (In).
Versi/Alat: [T], [B], [F], [L], [St], [3], [2] || [J], [R], [To] || (M), (S), (L), ©.
Bagian: Latar Belakang -- Garis Besar -- Tujuan dan Survai -- Ciri-ciri Khas.
Tujuan
~~~~~~
Tujuan ganda Zakharia dalam menulis itu selaras dengan dua bagian utama
kitab ini.

(1) Pasal 1-8 (Za 1:1-8:23) ditulis untuk mendorong kaum Yahudi sisa
    agar melanjutkan pembangunan kembali Bait Suci dan bertekun hingga
    tugas itu selesai.

(2) Pasal 9-14 (Za 9:1-14:21) ditulis untuk memberi semangat kepada
    semua umat yang, setelah menyelesaikan pembangunan Bait Suci, berkecil
    hati karena Mesias tidak tampak segera, dan untuk menyatakan arti
    sebenarnya bila Mesias datang.

Survai
~~~~~~
Kitab ini terbagi atas dua bagian besar.

(1) Bagian pertama (pasal 1-8; Za 1:1-8:23) dimulai dengan
    menasihati orang Yahudi untuk kembali kepada Tuhan supaya Ia bisa
    kembali kepada mereka (Za 1:1-6). Sementara mendorong umat itu
    untuk menyelesaikan pembangunan kembali Bait Suci, nabi Zakharia
    menerima delapan penglihatan (Za 1:7-6:8) yang meyakinkan
    masyarakat Yahudi di Yehuda dan Yerusalem bahwa Allah memperhatikan
    umat-Nya dan memerintah atas nasib mereka di masa depan. Kelima
    penglihatan pertama menyampaikan pengharapan dan penghiburan; ketiga
    penglihatan terakhir mencakup penghukuman. Penglihatan keempat berisi
    suatu nubuat penting tentang Mesias (Za 3:8-9). Pemandangan
    pemahkotaan dalam Za 6:9-15 adalah nubuat Mesias PL yang klasik.
    Dua berita (pasal 7-8; Za 7:1-8:23) memberikan perspektif masa kini
    dan masa depan kepada para pembaca asli.

(2) Bagian kedua (pasal 9-14; Za 9:1-14:21) berisi dua kumpulan nubuat
    akhir zaman, masing-masing didahului dengan istilah "ucapan ilahi"
    (Za 9:1; Za 12:1). Ucapan ilahi pertama (Za 9:1-11:17) mencakup
    janji-janji keselamatan Mesias bagi Israel, yang menyatakan bahwa
    Mesias-Gembala yang akan datang yang akan mengerjakan keselamatan ini,
    mula-mula akan ditolak dan dipukuli (Za 11:4-17; bd. Za 13:7).
    Ucapan ilahi kedua (Za 12:1-14:21) berfokus pada pemulihan dan
    pertobatan Israel. Dalam suatu nubuat yang menakjubkan, Allah meramalkan
    bahwa Israel akan meratapi Allah sendiri, "Dia yang telah mereka tikam"
    (Za 12:10). Pada hari itu suatu sumber air pembasuhan dosa akan
    terbuka bagi keluarga Daud (Za 13:1); Israel akan mengatakan,
    "Tuhan adalah Allahku" (Za 13:9), dan Mesias akan memerintah
    sebagai Raja atas Yerusalem (pasal 14; Za 14:1-21).
Nomor Topik = "08155" | Untuk Indeks Topik (Kitab)
Untuk Selanjutnya | Ke Atas | Untuk Indeks Buku Alkitab (c).