Yunus

Tujuan dan Survai
(Pendahuluan/Pengantar)
Fungsi: (JJ), (++), (+), (-), (--), (1), (In).
Versi/Alat: [T], [B], [F], [L], [St], [3], [2] || [J], [R], [To] || (M), (S), (L), ©.
Bagian: Latar Belakang -- Garis Besar -- Tujuan dan Survai -- Ciri-ciri Khas.
Tujuan
~~~~~~
Kitab ini tampaknya ditulis dengan tiga tujuan:

(1) untuk menunjukkan kepada Israel dan bangsa-bangsa lainnya besarnya dan
    luasnya kasih sayang tindakan Allah yang menyelamatkan melalui
    pemberitaan pertobatan;

(2) untuk menunjukkan melalui pengalaman Yunus betapa jauhnya Israel telah
    jatuh dari panggilan misioner yang semula untuk menjadi terang penebusan
    bagi orang-orang yang tinggal dalam gelap (Kej 12:1-3; Yes 42:6-7;
    Yes 49:6); dan

(3) untuk memperingatkan Israel yang murtad bahwa Allah dalam kasih dan
    kemurahan-Nya telah mengutus bukan hanya satu tetapi banyak nabi setia
    yang menyampaikan berita pertobatan-Nya agar menghindarkan hukuman atas
    dosa yang tak dapat dielakkan.

Tetapi berbeda dengan Niniwe, Israel telah menolak nabi-nabi Allah dan
tawaran-Nya untuk bertobat dan menerima kemurahan-Nya.

Survai
~~~~~~
Kitab Yunus mengisahkan panggilan sang nabi untuk pergi ke Niniwe dan
tanggapannya. Pasal 1 (Yun 1:1-17) menceritakan ketidaktaatan Yunus pada
mulanya serta hukuman Allah sesudah itu. Yunus tidak pergi ke timur laut ke
Niniwe, malah naik kapal yang berlayar ke barat ke Tarsis (di Spanyol),
tujuan terjauh yang mungkin ke arah yang berlawanan dengan kehendak Allah.
Tidak lama kemudian Yunus menghadapi tindakan balasan Allah dalam bentuk
badai besar di Laut Tengah, dipermalukan karena ketahuan para pelaut
sehingga dibuang ke laut. Dengan takdir Tuhan telah tersedia seekor "ikan
besar" yang siap menyelamatkan hidupnya. Pasal 2 (Yun 2:1-10)
mengisahkan doa Yunus dari ruangan unik di dalam perut ikan, ketika ia
bersyukur kepada Allah karena menyelamatkan hidupnya, berikrar untuk
menaati panggilan Allah, lalu dimuntahkan oleh ikan itu ke darat.
Pasal 3 (Yun 3:1-10) mengisahkan kesempatan kedua bagi Yunus untuk
pergi ke Niniwe dan pemberitaan amanat Allah kepada penduduk kota itu.
Dalam peristiwa kebangunan rohani satu kota yang paling mengesankan dalam
sejarah, raja Niniwe menyerukan agar seluruh kota berpuasa dan bertobat,
sehingga mereka diselamatkan dari hukuman Allah.  Pasal 4 (Yun 4:1-11)
berisi keluhan Yunus kepada Allah karena meluputkan kota yang memusuhi
Israel ini. Dengan menggunakan pohon jarak, seekor cacing dan angin
timur, Allah mengajarkan nabi-Nya yang marah-marah bahwa Dia senang
menyediakan kasih karunia-Nya bagi setiap orang, bukan hanya Israel dan
Yehuda.
Nomor Topik = "08131" | Untuk Indeks Topik (Kitab)
Untuk Selanjutnya | Ke Atas | Untuk Indeks Buku Alkitab (c).