Yesaya 39

BIS
(Bahasa Indonesia Sehari-hari)
Fungsi: (JJ), (++), (+), (-), (--), (1), (In).
Versi/Alat: [T], [F], [L], [St], [3], [2] || [J], [P], [R], [To] || (M), (S), (L), ©.
Ayat-ayat: 39:1, 39:2, 39:3, 39:4, 39:5, 39:6, 39:7, 39:8.

39:1. Sekitar waktu itu, raja Babel, yaitu Merodakh Baladan anak Baladan, mendengar bahwa Raja Hizkia baru sembuh dari sakit. Maka ia mengutus orang untuk membawa surat dan hadiah kepada Hizkia.
39:2 Hizkia menyambut para utusan itu dengan senang hati dan menunjukkan kepada mereka segala kekayaannya, yaitu emas dan perak, rempah-rempah dan minyak wangi, dan seluruh perlengkapan tentaranya. Tak ada sesuatu pun di istana dan di seluruh kerajaannya yang tidak diperlihatkannya kepada mereka.
39:3 Kemudian Nabi Yesaya menghadap Raja Hizkia dan bertanya, "Dari mana orang-orang itu? Apa kata mereka?" Hizkia menjawab, "Mereka dari Babel, negeri yang jauh."
39:4 "Mereka melihat apa di istana?" tanya Yesaya lagi. "Segala-galanya," jawab Hizkia. "Tidak ada barang di dalam perbendaharaan istana yang tidak kuperlihatkan kepada mereka."

39:5. Lalu Yesaya berkata kepada raja, "TUHAN Yang Mahakuasa berkata,
39:6 'Akan tiba saatnya segala kekayaan di dalam istanamu, dan yang telah dikumpulkan leluhurmu sampai hari ini, diangkut ke Babel. Tidak ada yang akan tertinggal.
39:7 Dari anak cucumu ada yang akan diambil dan dijadikan pegawai istana untuk melayani raja Babel.'"
39:8 Raja Hizkia menjawab, "Baik juga pesan TUHAN yang kausampaikan kepadaku." Ia menjawab begitu karena berpikir: "Asal kerajaanku tetap aman dan damai selama aku hidup."

Untuk Bab Selanjutnya | Ke Atas | Untuk Indeks Buku Alkitab (c).