Yesaya 15

BIS
(Bahasa Indonesia Sehari-hari)
Fungsi: (JJ), (++), (+), (-), (--), (1), (In).
Versi/Alat: [T], [F], [L], [St], [3], [2] || [J], [P], [R], [To] || (M), (S), (L), ©.
Ayat-ayat: 15:1, 15:2, 15:3, 15:4, 15:5, 15:6, 15:7, 15:8, 15:9.

15:1. Ini pesan TUHAN tentang Moab. Kota Ar dan Kir dimusnahkan dalam waktu satu malam, dan negeri Moab menjadi sunyi sepi.
15:2 Penduduk Dibon mendaki bukit untuk menangis di tempat penyembahan dewa-dewa. Penduduk Moab dengan sedih meratapi kota Nebo dan Medeba. Mereka mencukur kepala dan janggut sebagai tanda berduka.
15:3 Orang-orang di jalan berpakaian kain karung tanda berkabung; orang meratap dan menangis di tanah lapang dan di atap rumah.
15:4 Orang Hesybon dan Eleale meraung-raung, dan suara mereka terdengar sampai di Yahas. Bahkan para prajurit gemetar; mereka sudah kehilangan keberanian.
15:5 Aku kasihan kepada Moab! Penduduknya mengungsi ke kota Zoar dan ke Eglat-Selisia. Ada yang mendaki jalan ke Luhit sambil menangis; ada yang lari ke Horonaim sambil menjerit-jerit karena ditimpa bencana.

15:6. Air Sungai Nimrim dan rumput yang tumbuh di tepinya sudah kering kerontang, tak ada lagi tumbuh-tumbuhan yang hijau.
15:7 Orang-orang menyeberang anak sungai Haarabim dan berusaha menyelamatkan segala harta benda mereka.
15:8 Di mana-mana di perbatasan Moab terdengar teriakan. Ratapan itu terdengar di Eglaim dan Beer-Elim.
15:9 Di Dibon air sungai menjadi merah karena bercampur darah. Dan Allah akan mendatangkan hal-hal yang lebih dahsyat lagi atas orang-orang di sana. Pembantai yang dikirim-Nya akan membunuh semua orang Moab yang masih hidup.

Untuk Bab Selanjutnya | Ke Atas | Untuk Indeks Buku Alkitab (c).