| 1:2. My brethren, count it all joy when ye fall into divers temptations; |
1:2. Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, |
| 1:3 Knowing [this], that the trying of your faith worketh patience. |
1:3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. |
| 1:4 But let patience have [her] perfect work, that ye may be perfect and entire, wanting nothing. |
1:4 Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun. |
| 1:5 If any of you lack wisdom, let him ask of God, that giveth to all [men] liberally, and upbraideth not; and it shall be given him. |
1:5 Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya. |
| 1:6 But let him ask in faith, nothing wavering. For he that wavereth is like a wave of the sea driven with the wind and tossed. |
1:6 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. |
| 1:7 For let not that man think that he shall receive any thing of the Lord. |
1:7 Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. |
| 1:8 A double minded man [is] unstable in all his ways. |
1:8 Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya. |
| 1:9 Let the brother of low degree rejoice in that he is exalted: |
1:9 Baiklah saudara yang berada dalam keadaan yang rendah bermegah karena kedudukannya yang tinggi, |
| 1:10 But the rich, in that he is made low: because as the flower of the grass he shall pass away. |
1:10 dan orang kaya karena kedudukannya yang rendah sebab ia akan lenyap seperti bunga rumput. |
| 1:11 For the sun is no sooner risen with a burning heat, but it withereth the grass, and the flower thereof falleth, and the grace of the fashion of it perisheth: so also shall the rich man fade away in his ways. |
1:11 Karena matahari terbit dengan panasnya yang terik dan melayukan rumput itu, sehingga gugurlah bunganya dan hilanglah semaraknya. Demikian jugalah halnya dengan orang kaya; di tengah-tengah segala usahanya ia akan lenyap. |
| 1:12 Blessed [is] the man that endureth temptation: for when he is tried, he shall receive the crown of life, which the Lord hath promised to them that love him. |
1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. |
| 1:13. Let no man say when he is tempted, I am tempted of God: for God cannot be tempted with evil, neither tempteth he any man: |
1:13. Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. |
| 1:14 But every man is tempted, when he is drawn away of his own lust, and enticed. |
1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. |
| 1:15 Then when lust hath conceived, it bringeth forth sin: and sin, when it is finished, bringeth forth death. |
1:15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut. |
| 1:16 Do not err, my beloved brethren. |
1:16 Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat! |
| 1:17 Every good gift and every perfect gift is from above, and cometh down from the Father of lights, with whom is no variableness, neither shadow of turning. |
1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. |
| 1:18 Of his own will begat he us with the word of truth, that we should be a kind of firstfruits of his creatures. |
1:18 Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya. |
| 1:19. Wherefore, my beloved brethren, let every man be swift to hear, slow to speak, slow to wrath: |
1:19. Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; |
| 1:20 For the wrath of man worketh not the righteousness of God. |
1:20 sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah. |
| 1:21 Wherefore lay apart all filthiness and superfluity of naughtiness, and receive with meekness the engrafted word, which is able to save your souls. |
1:21 Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. |
| 1:22 But be ye doers of the word, and not hearers only, deceiving your own selves. |
1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. |
| 1:23 For if any be a hearer of the word, and not a doer, he is like unto a man beholding his natural face in a glass: |
1:23 Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin. |
| 1:24 For he beholdeth himself, and goeth his way, and straightway forgetteth what manner of man he was. |
1:24 Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya. |
| 1:25 But whoso looketh into the perfect law of liberty, and continueth [therein], he being not a forgetful hearer, but a doer of the work, this man shall be blessed in his deed. |
1:25 Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya. |
| 1:26 If any man among you seem to be religious, and bridleth not his tongue, but deceiveth his own heart, this man's religion [is] vain. |
1:26 Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya. |
| 1:27 Pure religion and undefiled before God and the Father is this, To visit the fatherless and widows in their affliction, [and] to keep himself unspotted from the world. |
1:27 Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia. |