Rut | Tujuan dan Survai (Pendahuluan/Pengantar) |
Tujuan
~~~~~~
Rut ditulis untuk menguraikan bagaimana melalui kasih yang berkorban
dan pelaksanaan hukum Allah yang benar, seorang wanita muda Moab yang
saleh menjadi buyut raja Israel, Daud. Kitab ini juga ditulis untuk
melestarikan sebuah kisah indah dari zaman hakim-hakim mengenai sebuah
keluarga saleh yang kesetiaannya dalam penderitaan sangat kontras
dengan kemerosotan rohani dan moral yang umum di Israel pada masa itu
(Lihat "PENDAHULUAN HAKIM-HAKIM" 08029).
Survai
~~~~~~
Kisah kasih yang menebus ini dibuka dengan Elimelekh yang meninggalkan
Yehuda dan menetap di Moab karena bencana kelaparan (Rut 1:1-2).
Kesengsaraan terus mendampingi Elimelekh ketika ia dan kedua putranya wafat
di Moab (Rut 1:3-5), serta meninggalkan istri mereka sebagai janda.
Kemudian kisah ini dilanjutkan dengan empat periode utama.
(1) Naomi (janda Elimelekh) dan menantunya yang saleh, Rut, kembali ke
Betlehem di Yehuda (Rut 1:6-22).
(2) Dalam pemeliharaan Allah, Rut menjumpai Boas, seorang sanak saudara
Elimelekh yang kaya raya (pasal 2; Rut 2:1-23).
(3) Karena anjuran Naomi, Rut menyampaikan kepada Boas minatnya terhadap
kemungkinan untuk menikah menurut hukum penebus-kerabat
(pasal 3; Rut 3:1-18).
(4) Sebagai penebus-kerabat, Boas membeli tanah milik Naomi dan menikahi Rut.
Rut melahirkan seorang putra bernama Obed -- kakek Daud (pasal 4;
Rut 4:1-22). Kitab ini mulai dengan kemalangan yang suram, tetapi
berakhir dengan penyelesaian yang indah -- bagi Naomi, Rut, Boas dan
Israel.