Roma | Ciri-ciri Khas (Pendahuluan/Pengantar) |
Ciri-ciri Khas
~~~~~~~~~~~~~~~
Tujuh ciri utama menandai surat ini.
(1) Surat Roma merupakan surat Paulus yang paling sistematis, surat teologis
yang paling hebat dalam PB.
(2) Paulus menulis dengan gaya tanya-jawab atau gaya diskusi
(mis. Rom 3:1,4-6,9,31).
(3) Paulus memakai PL secara luas sebagai kekuasaan alkitabiah dalam
menyampaikan sifat sesungguhnya dari Injil.
(4) Paulus menyampaikan "kebenaran Allah" sebagai inti penyataan Injil
(Rom 1:16-17): Allah membereskan segala sesuatu di dalam dan
melalui Yesus Kristus.
(5) Paulus memusatkan perhatian kepada sifat rangkap dari dosa bersama
dengan persediaan Allah di dalam Kristus untuk masing-masing aspek:
(a) dosa sebagai pelanggaran pribadi (Rom 1:1-5:11), dan
(b) prinsip "dosa" (Yun. _he hamartia_), yaitu kecenderungan bawaan
yang alami untuk berbuat dosa yang tinggal dalam hati setiap orang
sejak kejatuhan Adam (Rom 5:12-8:39).
(6) Roma 8 (Rom 8:1-39) adalah uraian yang paling luas dalam Alkitab
mengenai peranan Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya.
(7) Surat Roma berisi pembahasan yang paling berbobot mengenai penolakan
Kristus oleh orang Yahudi (terkecuali suatu golongan sisa), dan tentang
rencana penebusan Allah yang bermula dari Israel dan akhirnya menuju
kembali kepada Israel (pasal 9-11; Rom 9:1-11:36).