Nehemia | Ciri-ciri Khas (Pendahuluan/Pengantar) |
Ciri-ciri Khas
~~~~~~~~~~~~~~~
Lima ciri utama menandai kitab Nehemia.
(1) Kitab ini mencatat peristiwa-peristiwa terakhir dalam sejarah PL orang
Yahudi sebelum tiba masa intertestamental.
(2) Kitab ini memberikan latar belakang sejarah bagi Maleakhi, kitab PL
terakhir, karena Nehemia dan Maleakhi hidup sezaman.
(3) Nehemia adalah contoh yang bagus di Alkitab dari seorang pemimpin saleh
dalam pemerintahan: orang bijaksana, berprinsip, berani, integritas tak
tercela, iman yang kokoh, belas kasihan bagi yang tertindas, dan sangat
berbakat besar dalam kepemimpinan dan organisasi. Sepanjang masa
baktinya selaku gubernur, Nehemia tetap jujur, rendah hati, bebas dari
keserakahan, mengorbankan diri, dan tidak tercela dalam kedudukan atau
kuasanya.
(4) Nehemia adalah salah satu contoh PL terkemuka dari seorang pemimpin
yang mengandalkan doa (bd. juga Daniel). Tidak kurang dari 11 kali
dikisahkan bagaimana ia memanjatkan doa atau doa syafaat kepada Allah
(mis. Neh 1:4-11; Neh 2:4; Neh 4:4,9; Neh 5:19; Neh 6:9,14;
Neh 13:14,22,29,31). Ia seorang yang melaksanakan tugas-tugas yang
tampaknya mustahil karena ketergantungannya yang mutlak kepada Allah.
(5) Kitab ini dengan jelas menggambarkan bahwa doa, pengorbanan, kerja
keras, serta kegigihan bekerja sama dalam mewujudkan visi yang diberi
oleh Allah.
Penggenapan Dalam Perjanjian Baru
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kitab ini mencatat penyelesaian semua langkah dasar dalam memulihkan
Yudaisme pascapembuangan yang diperlukan bagi kedatangan Kristus pada
permulaan zaman PB: Yerusalem dan bait suci dibangun kembali, hukum telah
dipulihkan, perjanjian dibaharui, dan keturunan Daud tetap terpelihara.
Secara lahiriah, segala sesuatu siap untuk menerima kedatangan Mesias
(bd. Dan 9:25). Zaman Nehemia berakhir dengan harapan kenabian bahwa
Tuhan akan segera datang ke bait-Nya (bd. Mal 3:1). PB mulai dengan
penggenapan penantian dan pengharapan pascapembuangan ini.