Mazmur

Tujuan dan Survai
(Pendahuluan/Pengantar)
Fungsi: (JJ), (++), (+), (-), (--), (1), (In).
Versi/Alat: [T], [B], [F], [L], [St], [3], [2] || [J], [R], [To] || (M), (S), (L), ©.
Bagian: Latar Belakang -- Garis Besar -- Tujuan dan Survai -- Ciri-ciri Khas.
Tujuan
~~~~~~
Kitab Mazmur, sebagai doa dan pujian yang diilhamkan Roh, ditulis, secara
umum, untuk mengungkapkan perasaan mendalam hati sanubari manusia dalam
hubungan dengan Allah.

(1) Banyak yang ditulis sebagai doa kepada Allah, mengungkapkan

    (a) kepercayaan, kasih, penyembahan, ucapan syukur, pujian, dan
        kerinduan akan persekutuan erat;

    (b) kekecewaan, kesesakan mendalam, ketakutan, kekhawatiran, penghinaan
        dan seruan untuk pembebasan, kesembuhan, atau pembenaran.

(2) Yang lain ditulis sebagai nyanyian yang mengungkapkan pujian, ucapan
    syukur, dan pemujaan kepada Allah dan hal-hal besar yang telah
    dilakukan-Nya.

(3) Beberapa mazmur berisi bagian-bagian penting berhubungan dengan Mesias.

Survai
~~~~~~
Selaku suatu kumpulan dari 150 mazmur, kitab ini meliput bermacam-macam
pokok, termasuk penyataan tentang Allah, ciptaan, umat manusia, keselamatan,
dosa dan kejahatan, keadilan dan kebenaran, penyembahan dan pujian, doa dan
hukuman. Allah dipandang dengan beraneka ragam cara: sebuah benteng
perlindungan, batu karang, perisai, gembala, tentara, pencipta, penguasa,
hakim penebus, pemelihara, penyembuh, dan penuntut balas; Ia mengungkapkan
kasih, kemarahan, dan belas kasihan, dan Ia ada di mana-mana, mengetahui
segala sesuatu dan mahakuasa. Umat Allah juga dilukiskan dengan aneka cara:
biji mata, domba, orang kudus, orang jujur dan benar yang diangkat-Nya dari
sumur berlumpur, menempatkan kakinya pada batu karang, dan menaruh nyanyian
baru di dalam mulut mereka. Allah mengarahkan langkah-langkah mereka,
memuaskan kerinduan rohani mereka, mengampuni semua dosa mereka,
menyembuhkan segala penyakit mereka dan menyediakan tempat tinggal kekal
bagi mereka.

Salah satu cara yang bermanfaat untuk meninjau kitab ini ialah dengan
berbagai kategori umum yang dipakai untuk menggolongkan mazmur-mazmur ini
(dengan agak bertumpang-tindih).

(1) _Nyanyian Haleluya atau pujian_ : mazmur-mazmur ini membesarkan nama,
    kemegahan, kebaikan, kebesaran, dan keselamatan Allah
    (mis. Mazm 8:1-9; Mazm 21:1-13; Mazm 33:1-34:22; Mazm 103:1-106:48;
          Mazm 111:1-113:9; Mazm 115:1-117:2; Mazm 135:1-21;
          Mazm 145:1-150:6).

(2) _Nyanyian Ucapan Syukur_ : Mazmur-mazmur ini mengakui pertolongan Allah
    dalam menyelamatkan dan membebaskan seseorang atau Israel selaku bangsa
    (mis. Mazm 18:1-50; Mazm 30:1-12; Mazm 34:1-22; Mazm 41:1-13;
          Mazm 66:1-20; Mazm 92:1-15; Mazm 100:1-5; Mazm 106:1-48;
          Mazm 116:1-19; Mazm 118:1-29; Mazm 124:1-8; Mazm 126:1-6;
          Mazm 136:1-26; Mazm 138:1-8).

(3) _Mazmur Doa dan Permohonan_ : Tercakup mazmur-mazmur ratapan dan
    permohonan kepada Allah, kerinduan akan Allah, dan syafaat bagi umat
    Allah
    (mis. Mazm 3:1-6:10; Mazm 13:1-6; Mazm 43:1-5; Mazm 54:1-7; Mazm 67:1-7;
          Mazm 69:1-70:5; Mazm 79:1-80:19; Mazm 85:1-86:17; Mazm 88:1-52;
          Mazm 90:1-17; Mazm 102:1-28; Mazm 141:1-143:12).

(4) _Mazmur Pengakuan Dosa_ : Berfokus pada pengakuan dosa
    (mis. Mazm 32:1-11; Mazm 38:1-22; Mazm 51:1-19; Mazm 130:1-8).

(5) _Nanyian Sejarah Kudus_ : Mengisahkan kembali urusan Allah dengan
    Israel sebagai bangsa
    (mis. Mazm 78:1-72; Mazm 105:1-106:48; Mazm 108:1-13; Mazm 114:1-8;
          Mazm 126:1-6; Mazm 137:1-9).

(6) _Mazmur Pemahkotaan Tuhan_ : Mazmur-mazmur ini dengan tegas menyatakan
    bahwa "Tuhan adalah Raja"
    (mis. Mazm 24:1-10; Mazm 47:1-9; Mazm 93:1-5; Mazm 96:1-99:1-99:9).

(7) _Nyanyian Liturgis_ : Mazmur-mazmur ini digubah untuk perayaan atau
    kebaktian khusus (mis. Mazm 15:1-5; Mazm 24:1-10; Mazm 45:1-17;
                           Mazm 68:1-35; Mazm 113:1-118:29;
    keenam mazmur terakhir ini dipergunakan dalam perayaan Paskah setiap
    tahun).

(8) _Mazmur Kepercayaan dan Pengabdian_ : Mazmur-mazmur ini mengungkapkan:

    (a) kepercayaan seseorang akan integritas Allah dan pertolongan
        kehadiran-Nya, dan

    (b) pengabdian hati kepada Allah
        (mis. Mazm 11:1-8; Mazm 16:1-11; Mazm 23:1-6; Mazm 27:1-14;
              Mazm 31:1-32:11; Mazm 40:1-17; Mazm 46:1-11; Mazm 56:1-13;
              Mazm 62:1-63:11; Mazm 91:1-16; Mazm 119:1-176;
              Mazm 130:1-131:3; Mazm 139:1-24).

(9) _Nyanyian Ziarah_ : Juga disebut "Nyanyian-nyanyian Zion" atau
    "Nyanyian-nyanyian Pendakian" yang dinyanyikan oleh para peziarah
    sepanjang perjalanan mereka ke Yerusalem untuk perayaan Paskah,
    Pentakosta, atau Pondok Daun setiap tahun
    (mis. Mazm 43:1-5; Mazm 46:1-11; Mazm 48:1-14; Mazm 76:1-12;
          Mazm 84:1-12; Mazm 87:1-7; Mazm 120:1-134:3).

(10) _Nyanyian Penciptaan_ : Mazmur-mazmur ini mengakui hasil perbuatan
     Allah di sorga dan di bumi
     (mis. Mazm 8:1-9; Mazm 19:1-14; Mazm 29:1-11; Mazm 33:1-22;
           Mazm 65:1-13; Mazm 104:1-35).

(11) _Mazmur-mazmur Hikmat dan Pendidikan_ : Mazmur-mazmur ini merenungkan
     cara-cara Allah dan mendidik kita mengenai kebenaran
     (mis. Mazm 1:1-6; Mazm 34:1-22; Mazm 37:1-40; Mazm 73:1-28;
           Mazm 112:1-8; Mazm 119:1-176; Mazm 133:1-3).

(12) _Mazmur Kerajaan atau Mesias_ : Mazmur-mazmur ini melukiskan beberapa
     pengalaman Raja Daud atau Raja Salomo yang mempunyai makna nubuat dan
     yang akhirnya digenapi dalam kedatangan Mesias, Yesus Kristus
     (mis. Mazm 2:1-12; Mazm 8:1-9; Mazm 16:1-11; Mazm 22:1-31;
           Mazm 40:1-41:13; Mazm 45:1-17; Mazm 68:1-69:36; Mazm 72:1-20;
           Mazm 89:1-52; Mazm 102:1-28; Mazm 110:1-7; Mazm 118:1-29).

(13) _Mazmur Bernada Kutukan_ : Mazmur-mazmur ini mengundang kutukan atau
     hukuman Allah atas orang fasik
     (mis. Mazm 7:1-17; Mazm 35:1-28; Mazm 55:1-23; Mazm 58:1-11;
           Mazm 59:1-17; Mazm 69:1-36; Mazm 109:1-31; Mazm 137:1-9;
           Mazm 139:19-22).

    Karena banyak orang Kristen bingung oleh mazmur-mazmur ini, perlu
    diperhatikan bahwa mazmur kutukan ini digubah selaku ungkapan semangat
    demi nama Allah, keadilan, dan kebenaran-Nya, dan dari kebencian kuat
    terhadap kejahatan dan bukan karena perasaan dendam yang picik. Pada
    hakikatnya mazmur-mazmur ini berseru kepada Allah agar meninggikan
    orang benar dan merendahkan orang fasik.
Nomor Topik = "08079" | Untuk Indeks Topik (Kitab)
Untuk Selanjutnya | Ke Atas | Untuk Indeks Buku Alkitab (c).