Maleakhi | Ciri-ciri Khas (Pendahuluan/Pengantar) |
Ciri-ciri Khas
~~~~~~~~~~~~~~~
Lima ciri utama menandai kitab Maleakhi.
(1) Dengan cara yang sederhana, terus terang dan tegas, kitab ini dengan
hidup melukiskan pertemuan antara Allah dengan umat-Nya, sebagian besar
dengan memakai kata ganti orang pertama.
(2) Kitab ini mengutamakan metode tanya-jawab dalam menyampaikan amanat
kenabian, berisi tidak kurang dari 23 pertanyaan yang diajukan
timbal-balik di antara Allah dan umat-Nya. Seorang pakar mengemukakan
bahwa "metode" tulisan Maleakhi ini mungkin berasal dari
pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para tukang ejek yang berteriak
ketika dia mula-mula menyampaikan berita kenabiannya di jalan-jalan
Yerusalem atau pelataran Bait Suci.
(3) Sesudah Maleakhi, nabi PL terakhir, terdapat 400 tahun tanpa ada suara
nabi yang utama di Israel. Ketiadaan seorang nabi utama selama itu
kemudian berakhir dengan datangnya Yohanes Pembaptis, yang menurut
nubuat Maleakhi akan mempersiapkan jalan bagi Mesias (Mal 3:1).
(4) Istilah "Tuhan semesta alam" dipakai 20 kali dalam kitab yang singkat
ini.
(5) Penting sekali, bahwa nubuat terakhir (yang mengakhiri berita kenabian
PL) menubuatkan bahwa pada suatu hari Allah akan mengirim roh Elia untuk
memulihkan bapa-bapa saleh yang kuat di Sion, bertentangan dengan
kecenderungan sosial di mana keluarga makin berantakan (Mal 4:5-6).
Penggenapan Dalam Perjanjian Baru
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Tiga bagian khusus dari Maleakhi dikutip dalam PB.
(1) Frase, "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau" (Mal 1:2-3)
dikutip Paulus dalam ajarannya tentang pemilihan (Rom 9:13;
lihat art. PEMILIHAN DAN PREDESTINASI, 08463).
(2) Nubuat Maleakhi mengenai "utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di
hadapan-Ku" (Mal 3:1; bd. Yes 40:3) dikutip Yesus dengan
mengacu kepada Yohanes Pembaptis dan pelayanannya (Mat 11:7-15).
(3) Demikian pula, Yesus memahami bahwa nubuat Maleakhi tentang perihal
Allah mengutus "nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari Tuhan yang
besar dan dahsyat itu" (Mal 4:5) berlaku untuk Yohanes Pembaptis
(Mat 11:14; Mat 17:10-13; Mr 9:11-13). Kitab terakhir dalam Alkitab
menambahkan bahwa roh Elia akan muncul kembali sebelum kedatangan
Kristus yang kedua kali (Wahy 11:3-6).
Di samping tiga petunjuk jelas PB kepada kitab ini, kutukan sang nabi kepada
perceraian yang tidak adil (Mal 2:14-16) menantikan ajaran PB yang
tegas mengenai topik ini (Mat 5:31-32; Mat 19:3-10; Mr 10:2-12; Rom 7:1-3;
1Kor 7:10-16,39). Nubuat Maleakhi tentang munculnya Mesias di masa
depan (Mal 3:1-6; Mal 4:1-3) mencakup kedatangan pertama dan kedua Kristus.