Maleakhi

Tujuan dan Survai
(Pendahuluan/Pengantar)
Fungsi: (JJ), (++), (+), (-), (--), (1), (In).
Versi/Alat: [T], [B], [F], [L], [St], [3], [2] || [J], [R], [To] || (M), (S), (L), ©.
Bagian: Latar Belakang -- Garis Besar -- Tujuan dan Survai -- Ciri-ciri Khas.
Tujuan
~~~~~~
Ketika Maleakhi menulis, orang Yahudi pasca pembuangan di Palestina kembali
mengalami kesusahan dan kemunduran rohani. Orang-orang telah menjadi
sinis, meragukan kasih dan janji-janji Allah, menyangsikan keadilan-Nya
dan tidak percaya lagi bahwa ketaatan kepada perintah-Nya itu berguna.
Seiring dengan memudarnya iman, maka pelaksanaan ibadah menjadi otomatis
dan tidak berperasaan. Mereka juga acuh tak acuh terhadap tuntutan hukum
Taurat dan bersalah karena berbuat bermacam-macam dosa terhadap
perjanjian. Maleakhi memperhadapkan para imam dan umat itu dengan
panggilan kenabian

(1) untuk bertobat dari dosa-dosa dan kemunafikan agama mereka sebelum Allah
    datang tiba-tiba dengan hukuman,

(2) untuk menyingkirkan semua rintangan ketidaktaatan yang menghalangi arus
    kemurahan dan berkat Allah, dan

(3) untuk kembali kepada Tuhan dan perjanjian-Nya dengan hati yang tulus dan
    taat.

Survai
~~~~~~
Kitab ini terdiri dari enam "Ucapan ilahi: Firman Tuhan kepada Israel
dengan perantaraan Maleakhi" (Mal 1:1), terjalin dengan serangkaian
10 pertanyaan retorik dan sarkastis dari Israel dan tanggapan Allah melalui
sang nabi.  Walaupun penggunaan cara tanya-jawab seperti dalam perdebatan
ini bukan suatu keistimewaan Maleakhi di antara nabi-nabi PL, penggunaan
gaya ini olehnya adalah khusus karena merupakan pokok dalam susunan sastra
kitab ini (lih. Garis Besar).  "Ucapan ilahi" Tuhan melalui Maleakhi adalah
sebagai berikut:

(1) Pertama, Allah menegaskan kasih perjanjian-Nya kepada Israel
    (Mal 1:2-5).

(2) Yang kedua menuduh para imam karena mereka menjadi penjaga tidak setia
    dari hubungan perjanjian di antara Allah dengan Israel
    (Mal 1:6-2:9).

(3) Ucapan ilahi yang ketiga menegur umat itu karena melanggar perjanjian
    yang dibuat dengan leluhur mereka (Mal 2:10-16).

(4) Yang keempat mengingatkan Israel akan kepastian hukuman Allah karena
    berdosa terhadap perjanjian (Mal 2:17-3:6).

(5) Ucapan ilahi kelima memanggil seluruh masyarakat Yahudi pascapembuangan
    di Palestina untuk bertobat dan berbalik kepada Tuhan supaya mereka
    sekali lagi dapat diberkati oleh-Nya (Mal 3:7-12).

(6) Ucapan ilahi yang terakhir mengacu kepada "kitab peringatan" Allah
    mengenai orang-orang yang takut akan Dia dan menghormati nama-Nya
    (Mal 3:13-18). Maleakhi mengakhiri kitabnya dengan peringatan dan
    janji nubuat tentang "hari Tuhan" yang akan datang (Mal 4:1-6).
Nomor Topik = "08159" | Untuk Indeks Topik (Kitab)
Untuk Selanjutnya | Ke Atas | Untuk Indeks Buku Alkitab (c).