Kolose | Tujuan dan Survai (Pendahuluan/Pengantar) |
Tujuan
~~~~~~
Paulus menulis
(1) untuk memberantas ajaran palsu yang berbahaya di Kolose yang sedang
menggantikan keunggulan Kristus dan kedudukan-Nya sebagai inti dalam
ciptaan, penyataan, penebusan, dan gereja; dan
(2) untuk menekankan sifat sebenarnya dari hidup baru di dalam Kristus dan
tuntutannya pada orang percaya.
Survai
~~~~~~
Setelah menyampaikan salam jemaat dan mengungkapkan rasa syukur karena iman,
kasih, dan pengharapan mereka, dan karena mereka terus-menerus maju sebagai
orang percaya, maka Paulus memusatkan perhatian pada dua pokok persoalan
yang penting: ajaran yang betul (Kol 1:13-2:23) dan nasihat-nasihat
praktis (Kol 3:1-4:6).
Dari segi teologi, Paulus menekankan sifat sejati dan kemuliaan Tuhan Yesus
Kristus. Dialah gambar Allah yang tidak kelihatan (Kol 1:15), kepenuhan
ke-Allahan dalam bentuk jasmaniah (Kol 2:9), Pencipta segala sesuatu
(Kol 1:16-17), kepala gereja (Kol 1:18) dan sumber yang serba
cukup dari keselamatan kita (Kol 1:14,20-22). Kristus benar-benar
memadai, sedangkan bidat di Kolose itu sama sekali tidak memadai -- hampa,
palsu, dan bersifat kemanusiaan (Kol 2:8); dangkal secara rohani dan
angkuh (Kol 2:18); serta tanpa kuasa terhadap keinginan-keinginan
berdosa dari tubuh (Kol 2:23)
Dalam nasihat-nasihat praktisnya, Paulus mengimbau agar hidup ini didasarkan
pada kecukupan dari Kristus sebagai satu-satunya cara untuk maju dalam
kehidupan Kristen. Realitas Kristus yang hidup di dalam kita (Kol 1:27)
harus tampak dalam perilaku Kristen (Kol 3:1-17), hubungan rumah tangga
(Kol 3:18-4:1) dan disiplin rohani (Kol 4:2-6).