Kejadian | Tujuan dan Survai (Pendahuluan/Pengantar) |
Tujuan
~~~~~~
Kejadian menyediakan suatu landasan hakiki bagi Pentateukh dan semua
penyataan Alkitabiah selanjutnya. Kejadian memelihara satu-satunya catatan
yang dapat dipercaya mengenai awal alam semesta, umat manusia, perkawinan,
dosa, kota-kota, bahasa-bahasa, bangsa-bangsa, Israel dan sejarah
penebusan. Kejadian ditulis sesuai dengan tujuan Allah untuk memberikan
umat perjanjian-Nya suatu pemahaman mendasar tentang diri-Nya, ciptaan,
umat manusia, kejatuhan, kematian, penghakiman, perjanjian, dan janji
penebusan melalui keturunan Abraham.
Survai
~~~~~~
Kejadian dengan sendirinya terbagi atas dua bagian utama.
(1) Pasal 1-11 (Kej 1:1-11:32) memberi suatu pandangan luas mengenai
permulaan manusia dari Adam hingga Abraham dan berpusat pada lima
peristiwa yang sangat penting.
(a) Penciptaan: Allah menciptakan segala sesuatu, termasuk Adam dan
Hawa yang ditempatkan-Nya di taman Eden
(pasal 1-2; Kej 1:1-2:25).
(b) Kejatuhan: Melalui pelanggaran mereka, Adam dan Hawa memasukkan
kutukan dosa dan kematian ke dalam sejarah manusia
(pasal 3; Kej 3:1-24).
(c) Kain dan Habel: Tragedi ini menggerakkan dua arus utama dalam
sejarah: peradaban humanistik dan kaum sisa yang tertebus
(pasal 4-5; Kej 4:1-5:32).
(d) Air bah: Dunia purbakala telah demikian jahat pada waktu angkatan
Nuh sehingga Allah memusnahkannya dengan suatu banjir universal,
hanya menyelamatkan Nuh yang benar dan keluarganya sebagai sisa
(pasal 6-10; Kej 6:1-10:32).
(e) Menara Babel: Ketika dunia pasca-air bah bersatu dalam penyembahan
berhala dan pemberontakan, Allah membubarkan persatuan mereka
dengan mengacaukan bahasa dan kebudayaan serta dengan menyebarkan
umat manusia ke seluruh penjuru dunia (pasal 11; Kej 11:1-32).
(2) Pasal 12-50 (Kej 12:1-50:26) mencatat permulaan umat Ibrani dan
memusatkan perhatian kepada kesinambungan tujuan penebusan Allah
melalui empat bapa leluhur besar -- Abraham, Ishak, Yakub, dan Yusuf.
Panggilan Allah kepada Abraham (pasal 12; Kej 12:1-20) dan
perlakuan-Nya terhadap Abraham dan keturunannya dalam kaitan dengan
perjanjian-Nya merupakan awal yang sangat penting dari pelaksanaan
maksud Allah tentang seorang Penebus dan penebusan dalam sejarah.
Kitab Kejadian berakhir dengan kematian Yusuf dan perbudakan yang
akan datang di Mesir.