Hosea | Ciri-ciri Khas (Pendahuluan/Pengantar) |
Ciri-ciri Khas
~~~~~~~~~~~~~~~
Tujuh ciri utama menandai kitab Hosea.
(1) Inilah kitab pertama dalam kumpulan PL yang namanya "Kitab Dua Belas"
atau juga dikenal dengan nama "Nabi-Nabi Kecil" ("kecil" karena singkat
dibandingkan dengan Yesaya, Yeremia, dan Yehezkiel).
(2) Hosea adalah satu dari hanya dua nabi dari utara yang menulis kitab
nubuat di PL (yang lain adalah Yunus).
(3) Seperti halnya Yeremia dan Yehezkiel, pengalaman pribadi Hosea
melukiskan berita nubuatnya.
(4) Kitab ini berisi sekitar 150 pernyataan tentang dosa-dosa Israel, dan
lebih dari separuhnya berkaitan dengan penyembahan berhala.
(5) Melebihi nabi PL lainnya, Hosea mengingatkan Israel bahwa Tuhan telah
sabar dan setia dalam kasih-Nya terhadap mereka.
(6) Tidak ada tatanan khusus dari nubuat-nubuat Hosea dalam bagian utama
kitab ini (pasal 4-14; Hos 4:1-14:10); sulit untuk mengetahui
akhir sebuah nubuat dan awal nubuat berikutnya.
(7) Nubuat-nubuat kitab Hosea penuh dengan kiasan-kiasan yang hidup,
kebanyakan diambil dari daerah pedesaan.
Penggenapan Dalam Perjanjian Baru
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kitab Hosea mempunyai beberapa ayat yang dikutip oleh PB sebagai tergenapi
di dalam Yesus Kristus:
(1) pemanggilan putra Allah dari Mesir (Hos 11:1; bd. Mat 2:15);
(2) kemenangan Kristus atas kematian (Hos 13:14; bd. 1Kor 15:55);
(3) kerinduan Allah akan kasih setia bukan korban sembelihan
(Hos 6:6; bd. Mat 9:13; Mat 12:7); dan
(4) orang bukan Yahudi yang bukan umat Allah, kini menjadi umat Allah
(Hos 1:6,9-10; Hos 2:22; bd. Rom 9:25-26; 1Pet 1:10).
Selain dari ayat-ayat khusus, PB memperluas tema kitab ini tentang Allah
sebagai suami umat-Nya, dalam hal Kristus menjadi mempelai laki-laki
dari mempelai wanita yang ditebus, gereja (lih 1Kor 11:2; Ef 5:22-32;
Wahy 19:6-9; Wahy 21:1-2,9-10). Hosea menekankan berita PB mengenai perlunya
pengenalan akan Allah untuk memasuki hidup (Hos 2:19; Hos 4:6; Hos 5:15;
Hos 6:3,6; bd. Yoh 17:1-3). Terpadu dengan berita ini, Hosea dengan jelas
menunjukkan hubungan langsung di antara dosa yang terus-menerus dengan
hukuman yang tidak terelakkan. Kedua penekanan utama Hosea dirangkum Paulus
dalam Rom 6:23, "Upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup
yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita."