Hakim-hakim

Tujuan dan Survai
(Pendahuluan/Pengantar)
Fungsi: (JJ), (++), (+), (-), (--), (1), (In).
Versi/Alat: [T], [B], [F], [L], [St], [3], [2] || [J], [R], [To] || (M), (S), (L), ©.
Bagian: Latar Belakang -- Garis Besar -- Tujuan dan Survai -- Ciri-ciri Khas.
Tujuan
~~~~~~
Dari segi sejarah, Hakim-Hakim memberikan catatan utama sejarah Israel di
tanah perjanjian sejak kematian Yosua hingga masa Samuel. Dari segi teologi,
kitab ini mengungkapkan kemerosotan rohani dan moral dari suku-suku Israel
setelah menetap di negeri itu, serta menunjukkan dengan jelas dampak-dampak
yang merugikan yang senantiasa terjadi apabila Israel melupakan perjanjian
mereka dengan Allah dan mulai mengikuti berhala dan kebejatan.

Survai
~~~~~~
Hakim-Hakim terbagi atas tiga bagian utama.

(1) Bagian pertama (Hak 1:1-3:6) mencatat kegagalan Israel untuk
    menyelesaikan sepenuhnya penaklukan negeri itu dan kemerosotan mereka
    setelah kematian Yosua.

(2) Bagian kedua (Hak 3:7-16:31) merupakan bagian utama kitab ini.
    Bagian ini mencatat enam contoh dari pengalaman Israel yang terulang
    pada masa hakim-hakim yang mencakup siklus kemurtadan, penindasan oleh
    bangsa asing, perbudakan, berseru kepada Allah di tengah kesusahan, dan
    pembebasan oleh Allah melalui para pemimpin yang diurapi Roh-Nya. Di
    antara ke-13 hakim itu (semua tercakup dalam bagian kitab ini), yang
    paling dikenal adalah Debora dan Barak (sebagai suatu regu), Gideon,
    Yefta, dan Simson (bd. Ibr 11:32).

(3) Bagian ketiga (Hak 17:1-21:25) menutup dengan kisah-kisah yang hidup
    dari zaman hakim-hakim yang menggambarkan betapa dalamnya kerusakan
    moral dan sosial yang diakibatkan kemurtadan rohani Israel. Kitab ini
    mengingatkan kita bahwa satu-satunya pelajaran yang kita tarik dari
    sejarah ialah bahwa kita tidak belajar dari sejarah.
Nomor Topik = "08031" | Untuk Indeks Topik (Kitab)
Untuk Selanjutnya | Ke Atas | Untuk Indeks Buku Alkitab (c).