Hagai | Tujuan dan Survai (Pendahuluan/Pengantar) |
Tujuan
~~~~~~
Sepanjang waktu empat bulan pada tahun 520 SM, Hagai memberitakan empat
berita singkat yang tercatat dalam kitab ini (lih. Garis Besar). Berita ini
bertujuan ganda:
(1) untuk menasihati Zerubabel (gubernur) dan Yoshua (imam besar) agar
mengerahkan umat itu untuk membangun kembali Bait Suci, dan
(2) untuk memotivasi umat itu agar menata kembali hidup dan prioritas mereka
untuk melanjutkan tugas mereka secara sungguh-sungguh dengan berkat
Allah.
Survai
~~~~~~
Kitab ini berisi empat berita, yang masing-masing dibuka dengan "firman
Tuhan" (Hag 1:1; Hag 2:2,; Hag 2:11; Hag 2:21).
(1) Hagai pertama-tama menegur para mantan buangan itu karena lebih
memperhatikan rumah mereka sendiri yang dipapani dengan baik
sedangkan rumah Allah masih merupakan reruntuhan (Hag 1:4). Dua
kali nabi Hagai menasihati mereka untuk "perhatikanlah keadaanmu!"
(Hag 1:5,7), yang menunjukkan bahwa Allah telah menarik berkat-Nya
dari mereka karena cara hidup mereka (Hag 1:6,9-11). Sebagai
tanggapan atas perkataan Hagai, maka Zerubabel, Yosua, dan semua orang
itu takut akan Allah dan melakukan pekerjaan (Hag 1:12-2:1).
(2) Beberapa minggu kemudian, penilaian beberapa orang buangan yang telah
kembali mematahkan semangat mereka, yaitu mereka yang telah melihat
kemuliaan bait Salomo sehingga menilai usaha membangun kembali itu tidak
berarti jika dibandingkan (Hag 2:4). Hagai menasihati para pemimpin
untuk meneguhkan hatinya karena
(a) usaha mereka merupakan bagian dari gambaran nubuat yang lebih luas
(Hag 2:5-8) dan
(b) "kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula"
(Hag 2:10).
(3) Berita Hagai yang ketiga, yang memanggil umat itu untuk hidup dalam
ketaatan kudus (Hag 2:11-20) dan
(4) berita yang keempat (Hag 2:21-24) diberitakan pada hari yang sama.
Berita keempat menubuatkan bahwa Zerubabel melambangkan kesinambungan
keturunan dan janji Mesias (Hag 2:23).