Ester | Ciri-ciri Khas (Pendahuluan/Pengantar) |
Ciri-ciri Khas
~~~~~~~~~~~~~~~
Lima ciri khas menandai kitab Ester.
(1) Kitab ini merupakan salah satu dari dua kitab dalam Alkitab yang
diberikan nama wanita, yang lain adalah kitab Rut.
(2) Kitab ini diawali dan diakhiri dengan sebuah pesta, dan mencatat
sejumlah sepuluh pesta atau perjamuan yang merupakan pusat peristiwa
dalam kitab ini.
(3) Kitab Ester merupakan kitab terakhir dari lima gulungan dalam bagian
ketiga dari Alkitab Ibrani, yaitu kelompok _Hagiographa_
("Tulisan-tulisan Kudus"). Setiap kitab dibacakan di depan umum pada
salah satu hari raya Yahudi; kitab ini dibacakan pada Hari Raya Purim
tanggal 14-15 bulan Adar yang merayakan pelepasan luar biasa orang
Yahudi di Persia di bawah Ratu Ester.
(4) Walaupun kitab ini menyebutkan suatu puasa selama tiga hari, tidak ada
petunjuk tegas mengenai Allah, penyembahan, dan doa (suatu ciri yang
membuat beberapa pengritik dengan tidak bijaksana mempertanyakan nilai
rohani kitab ini).
(5) Sekalipun nama Allah tidak disebutkan di mana pun dalam kitab ini,
pemeliharaan-Nya tampak di dalamnya (mis. Est 2:7,17,22; Est 4:14;
Est 4:16-5:2; Est 6:1,3-10; Est 9:1). Tidak ada kitab lain dalam Alkitab
yang melukiskan pemeliharaan Allah demi umat Yahudi demikian hebat
kendatipun kebencian kejam dari musuh mereka.
Penggenapan Dalam Perjanjian Baru
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
PB sama sekali tidak mengacu atau menunjuk kepada kitab ini. Akan tetapi,
kebencian Haman kepada orang Yahudi serta komplotannya untuk membunuh dan
memusnahkan semua orang Yahudi di kerajaan Persia (pasal 3, 7;
Est 3:1-15; Est 7:4) merupakan lambang PL dari antikristus di PB, yang akan
berusaha untuk membinasakan semua orang Yahudi dan orang Kristen pada
akhir sejarah (Lihat "KITAB WAHYU" 08265).