Efesus | Tujuan dan Survai (Pendahuluan/Pengantar) |
Tujuan
~~~~~~
Tujuan Paulus dalam menulis surat ini tersirat dalam Ef 1:15-17. Dengan
tekun ia berdoa sambil merindukan agar para pembacanya bertumbuh dalam iman,
kasih, hikmat, dan penyataan Bapa yang mulia. Dia sungguh-sungguh
menginginkan agar hidup mereka layak di hadapan Tuhan Yesus Kristus (mis.
Ef 4:1-3; Ef 5:1-2). Oleh karena itu, Paulus berusaha untuk menguatkan
iman dan dasar rohani mereka dengan menyatakan kepenuhan maksud kekal Allah
dari penebusan "dalam Kristus"(Ef 1:3-14; Ef 3:10-12) untuk gereja
(Ef 1:22-23; Ef 2:11-22; Ef 3:21; Ef 4:11-16; Ef 5:25-27) dan untuk setiap
orang (Ef 1:15-21; Ef 2:1-10; Ef 3:16-20; Ef 4:1-3,17-32; Ef 5:1-6:20).
Survai
~~~~~~
Secara paling sederhana PB terdiri atas dua tema dasar:
(1) bagaimana kita ditebus oleh Allah, dan
(2) bagaimana kita harus hidup sebagai umat tertebus itu.
Pasal 1-3 (Ef 1:1-3:21) secara umum membahas tema yang pertama,
sedangkan pasal 4-6 (Ef 4:1-6:24) difokuskan pada yang kedua.
(1) Pasal 1-3 (Ef 1:1-3:21) dimulai dengan suatu paragraf pembukaan
yang merupakan salah satu nas yang paling dalam di Alkitab
(Ef 1:3-14). Kidung penebusan yang sangat indah ini menaikkan
pujian karena Bapa telah memilih, menentukan dan mengangkat kita
sebagai anak-anak-Nya (Ef 1:3-6), karena Putra yang menebus kita
dengan darah-Nya (Ef 1:7-12), dan karena Roh Kudus sebagai meterai
dan jaminan warisan kita (Ef 1:13-14). Di bagian ini Paulus
menekankan bahwa dalam penebusan karena kasih karunia oleh iman,
Allah memperdamaikan kita dengan diri-Nya (Ef 2:1-10) dan dengan
sesama umat tertebus (Ef 2:11-15), dan sedang mempersatukan kita di
dalam Kristus dalam satu tubuh, yaitu gereja (Ef 2:16-22). Tujuan
penebusan adalah "mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala
segala sesuatu baik yang di sorga maupun yang di bumi," (Ef 1:10).
(2) Pasal 4-6 (Ef 4:1-6:24) pada umumnya terdiri atas arahan-arahan
praktis bagi gereja mengenai tuntutan penebusan di dalam Kristus atas
kehidupan pribadi dan kehidupan bersama kita.
Di antara 35 pengarahan yang diberikan dalam surat ini mengenai
bagaimana seorang tertebus harus hidup, ditekankan tiga kategori luas.
(1) Orang percaya dipanggil kepada suatu kehidupan baru yang murni dan
terpisah dari dunia. Mereka dipanggil untuk
"kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya" (Ef 1:4),
"menjadi bait Allah yang kudus" (Ef 2:21),
"hidup ... berpadanan dengan panggilan (mereka) itu" (Ef 4:1),
"mencapai ... kedewasaan penuh" (Ef 4:13),
hidup "di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya" (Ef 4:24),
"hiduplah di dalam kasih" (Ef 5:2; bd. Ef 3:17-19),
dan menjadi kudus "dengan ... firman" (Ef 5:26)
agar Kristus bisa memperoleh "jemaat ... tanpa cacat atau kerut ...
kudus dan tidak bercela" (Ef 5:27).
(2) Orang percaya dipanggil kepada suatu cara hidup baru dalam hubungan
keluarga dan kerja (Ef 5:22-6:9). Semua hubungan ini hendaknya
dikuasai oleh prinsip-prinsip yang menandai orang percaya berbeda sekali
dari masyarakat sekular di mana mereka hidup.
(3) Akhirnya, orang percaya dipanggil untuk tetap berdiri teguh terhadap
semua rencana jahat Iblis dan terhadap "roh-roh jahat di udara" yang
hebat sekali (Ef 6:10-20).