Amos

Tujuan dan Survai
(Pendahuluan/Pengantar)
Fungsi: (JJ), (++), (+), (-), (--), (1), (In).
Versi/Alat: [T], [B], [F], [L], [St], [3], [2] || [J], [R], [To] || (M), (S), (L), ©.
Bagian: Latar Belakang -- Garis Besar -- Tujuan dan Survai -- Ciri-ciri Khas.
Tujuan
~~~~~~
Kemakmuran Israel hanyalah memperdalam kebobrokan mereka. Ketika Allah dalam
kemurahan-Nya mengutus Amos ke Betel untuk memberitakan amanat "bertobat
atau mati", sang nabi diusir dari kota itu dan diperintahkan jangan
bernubuat di situ lagi (bd. tanggapan Niniwe kepada berita Yunus). Pada
waktu itu atau tidak lama sesudah itu, rupanya Amos pulang ke rumahnya di
Yehuda dan menulis beritanya. Maksudnya melakukan itu adalah

(1) menyampaikan sebuah salinan tertulis dari peringatan kenabiannya kepada
    Raja Yerobeam II, dan

(2) menyebarluaskan berita di Israel (dan Yehuda) tentang kepastian hukuman
    Allah yang menjelang atas Israel dan bangsa-bangsa di sekitarnya kecuali
    mereka bertobat dari penyembahan berhala, kebejatan dan ketidakadilan.
    Kebinasaan Israel terjadi hanya 30 tahun kemudian.

Survai
~~~~~~
Kitab ini dengan sendirinya terbagi ke dalam tiga bagian utama.

(1) Dalam bagian pertama (Am 1:3-2:16), Amos pertama-tama mengalamatkan
    berita hukuman kepada tujuh bangsa di sekitar Israel, termasuk Yehuda.
    Setelah pada mulanya membujuk Israel hingga dengan senang hati
    menyetujui hukuman Allah atas bangsa-bangsa lain (Am 1:3-2:5), maka
    Amos dengan jelas menguraikan dosa-dosa Israel dan hukuman Allah atas
    mereka (Am 2:6-16). Bagian ini menentukan suasana untuk berita
    penghukuman kitab ini, yang menghasilkan kebinasaan dan pembuangan
    bangsa itu.

(2) Bagian kedua (Am 3:1-6:14) mencatat tiga berita tegas, yang
    masing-masing dimulai dengan frase "Dengarlah firman ini"
    (Am 3:1; Am 4:1; Am 5:1). Dalam berita yang pertama, Allah menuduh Israel
    sebagai umat yang diistimewakan yang telah dibebaskan-Nya dari Mesir;
    "Hanya kamu yang Kukenal dari segala kaum di muka bumi, sebab itu Aku
    akan menghukum kamu karena segala kesalahanmu" (Am 3:2). Berita
    kedua diawali dengan menyapa wanita-wanita Israel yang makmur di Samaria
    sebagai "lembu-lembu Basan ... yang memeras orang lemah, yang menginjak
    orang miskin, yang mengatakan kepada tuan-tuanmu: 'bawalah ke mari,
    supaya kita minum-minum!' " (Am 4:1). Amos bernubuat bahwa mereka
    akan digiring kedalam tawanan dengan kait dan kail sebagai hukuman yang
    layak dari Allah (Am 4:2-3). Amos mempunyai kata-kata yang sama
    bagi pedagang yang tidak jujur, penguasa korup, pengacara dan hakim yang
    mencari untung, dan para imam dan nabi yang berkompromi. Berita ketiga
    (pasal 5-6; Am 5:1-6:14) mencatat dosa-dosa Israel yang menjijikkan,
    dan Amos mengimbau mereka untuk bertobat. "Celaka atas orang-orang yang
    merasa aman di Sion" (Am 6:1); kehancuran dahsyat dan hukuman atas
    dosa sedang datang.

(3) Bagian utama terakhir (Am 7:1-9:10) mencatat lima penglihatan
    nubuat Amos mengenai hukuman Allah yang menjelang. Penglihatan keempat
    secara jelas sekali menggambarkan Israel sebagai keranjang dengan buah
    musim kemarau yang ranum, yang segera akan disingkapkan sebagai membusuk
    dalam panasnya hukuman Allah (Am 8:1-14). Penglihatan terakhir
    melihat Allah sedang berdiri dekat mezbah, siap memukul ibu kota Samaria
    dan kerajaan yang merosot itu (Am 9:1-10). Kitab ini ditutup dengan
    janji yang singkat tetapi mengesankan tentang pemulihan kaum sisa yang
    selamat di masa depan (Am 9:11-15).
Nomor Topik = "08123" | Untuk Indeks Topik (Kitab)
Untuk Selanjutnya | Ke Atas | Untuk Indeks Buku Alkitab (c).