2Samuel

Ciri-ciri Khas
(Pendahuluan/Pengantar)
Fungsi: (JJ), (++), (+), (-), (--), (1), (In).
Versi/Alat: [T], [B], [F], [L], [St], [3], [2] || [J], [R], [To] || (M), (S), (L), ©.
Bagian: Latar Belakang -- Garis Besar -- Tujuan dan Survai -- Ciri-ciri Khas.
Ciri-ciri Khas
~~~~~~~~~~~~~~~
Lima ciri utama menandai 2 Samuel.

(1) 2 Samuel mencatat peristiwa-peristiwa penting dalam pemerintahan Daud
    selama 40 tahun, termasuk perebutan Yerusalem dari suku Yebus dan
    penetapannya sebagai pusat politik dan keagamaan Israel. Hidupnya ada
    di tengah-tengah kurun waktu kehidupan Abraham dengan Yesus Kristus.

(2) Titik pusat kitab ini (pasal 11; 2Sam 11:1-27) yang sangat penting
    mencatat dosa Daud yang tragis yang melibatkan Batsyeba dan suaminya
    Uria. Nabi yang mencatat sejarah kitab ini menekankan bahwa sekalipun
    perzinaan dan pembunuhan oleh Daud telah dilakukan dengan diam-diam,
    dosa itu dihukum secara terang-terangan oleh Allah pada setiap
    tingkatan kehidupan Daud -- pribadi, keluarga, dan nasional.

(3) Hal ini menyatakan sebuah prinsip kepemimpinan yang penting dan abadi
    dalam kerajaan Allah: makin besar perkenan dan urapan Allah atas hidup
    sang pemimpin, makin besar pula hukuman Allah apabila ia melanggar
    kepercayaan Allah dengan melakukan pelanggaran moral atau etis.
    Sekalipun di dalam Alkitab Daud dipuji sebagai orang yang berkenan
    kepada hati Allah, perkenan Allah berubah menjadi hukuman dan
    berkat-berkat-Nya berubah menjadi kutukan setelah Daud berbuat dosa,
    sebagaimana tercantum dalam peringatan Musa kepada Israel
    (bd. Ul 28:1-31).

(4) Pasal-pasal yang menggambarkan dampak-dampak beriak yang terus-menerus
    dari dosa atas keluarga dan seluruh negeri itu
    (pasal 12-21; 2Sam 12:1-21:22) menunjukkan betapa terikatnya
    kesejahteraan seluruh bangsa dengan keadaan rohani dan moral
    pemimpinnya.

(5) Kitab ini menyoroti pelajaran moral abadi bahwa keberhasilan dan
    kemakmuran sering mendatangkan kelemahan moral, yang akhirnya
    menimbulkan kegagalan moral. Kehidupan dan pemerintahan Daud yang
    mengagumkan secara tragis tercemar dengan perzinaan dan pembunuhan
    ketika ia mencapai puncak keberhasilan dan kuasa sebagai raja.

Penggenapan Dalam Perjanjian Baru
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Pemerintahan Daud sebagai raja dalam pasal 1-10 (2Sam 1:1-10:19)
melambangkan Raja Mesias. Penetapan Yerusalem sebagai kota kudus, karunia
pemberian Allah akan perjanjian Daud, dan penerimaannya akan janji nubuat
bahwa kerajaannya akan menjadi kerajaan kekal, semua menunjuk ke depan
kepada "Anak Daud" terakhir, Yesus Kristus, dan kerajaan-Nya yang sekarang
dan yang akan datang sebagaimana dinyatakan dalam PB (bd. Yes 9:7;
Mat 21:9; Mat 22:45; Luk 1:32-33). Untuk keterangan selanjutnya
tentang penerapan PB sehubungan dengan Daud
               Lihat "PENDAHULUAN 1SAMUEL" 08037.
Nomor Topik = "08044" | Untuk Indeks Topik (Kitab)
Untuk Selanjutnya | Ke Atas | Untuk Indeks Buku Alkitab (c).