2Raja-raja | Ciri-ciri Khas (Pendahuluan/Pengantar) |
Ciri-ciri Khas
~~~~~~~~~~~~~~~
Lima ciri utama menandai 2 Raja-Raja.
(1) Kitab ini (seperti 1 Raja-Raja) menekankan pentingnya para nabi dan
penyataan mereka selaku cara utama Allah untuk menyampaikan amanat-Nya
kepada para raja serta rakyat Israel dan Yehuda -- mis. Elia dan Elisa
(pasal 1-13; 2Raj 1:1-13:25), Yunus (2Raj 14:25), Yesaya
(2Raj 19:1-7,20-34), dan Hulda (2Raj 22:14-20).
(2) Pelayanan Elisa yang penuh mukjizat disoroti sepanjang bagian pertama
kitab ini (pasal 2-13; 2Raj 2:1-13:25).
(3) Hanya dua raja di seluruh Israel dan Yehuda yang sepenuhnya disetujui
karena tetap setia kepada Allah dan umat-Nya: Hizkia
(2Raj 18:1-20:21) dan Yosia (2Raj 22:1-23:29).
(4) Ditunjukkan bahwa para pemimpin yang tidak benar akhirnya akan
menuntun bangsa menuju kehancuran serta mengilustrasikan prinsip abadi
bahwa "kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda
bangsa" (Ams 14:34).
(5) Kitab ini berisi banyak cerita Alkitab terkenal, seperti Elia naik ke
sorga dalam angin badai (pasal 2; 2Raj 2:1-25), putra perempuan
Sunem yang dibangkitkan oleh Elisa (pasal 4; 2Raj 4:1-44),
penyembuhan Naaman (pasal 5; 2Raj 5:1-27), mata kapak yang
mengapung (pasal 6; 2Raj 6:1-33), kematian Izebel sebagai akibat
kekerasan sebagaimana dinubuatkan Elia (pasal 9; 2Raj 9:1-37),
kebangunan yang besar di bawah Hizkia (pasal 18; 2Raj 18:1-37) dan
Yosia (pasal 23; 2Raj 23:1-35), serta penyakit Hizkia yang parah
dan penyembuhannya (pasal 20; 2Raj 20:1-21).
Penggenapan Dalam Perjanjian Baru
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
2 Raja-Raja menunjukkan dengan jelas bahwa dosa dan ketidaksetiaan para
raja Yehuda (yaitu keturunan Daud) mengakibatkan pembinasaan Yerusalem dan
kerajaan Daud. Akan tetapi, PB juga menunjukkan dengan jelas, bahwa Allah
di dalam kesetiaan-Nya menggenapi janji perjanjiannya kepada Daud melalui
Yesus Kristus, "Anak Daud" (Mat 1:1; Mat 9:27-31; Mat 21:9), yang masa
pemerintahan dan kerajaan-Nya takkan pernah berakhir
(Luk 1:32-33; bd. Yes 9:7).