1Tesalonika | Tujuan dan Survai (Pendahuluan/Pengantar) |
Tujuan
~~~~~~
Karena Paulus terpaksa meninggalkan Tesalonika dengan tiba-tiba karena
penganiayaan, orang yang baru bertobat itu hanya menerima sedikit
pendidikan mengenai kehidupan Kristen. Ketika Paulus mengetahui dari
Timotius mengenai keadaan mereka saat itu, dia menulis surat ini
(1) untuk mengungkapkan sukacitanya tentang keteguhan iman dan ketekunan
mereka di tengah-tengah penganiayaan,
(2) untuk mengajar mereka lebih jauh tentang kekudusan dan kehidupan yang
saleh, dan
(3) untuk menerangkan beberapa kepercayaan, khususnya mengenai status
orang percaya yang telah mati sebelum Kristus datang kembali.
Survai
~~~~~~
Setelah memberi salam kepada jemaat itu (1Tes 1:1), Paulus dengan
sukacita memuji jemaat Tesalonika atas semangat dan iman mereka yang tabah
di tengah segala penderitaan (1Tes 1:2-10; 1Tes 2:13-16). Paulus menanggapi
kecaman dengan mengingatkan mereka akan kemurnian motivasinya
(1Tes 2:1-6), kesungguhan kasih dan perhatiannya terhadap mereka
(1Tes 2:7-8,17-20; 1Tes 3:1-10), serta kelakuannya yang jujur di tengah
mereka (1Tes 2:9-12).
Paulus menekankan perlunya dan pentingnya kekudusan dan kuasa dalam
kehidupan Kristen. Orang percaya harus kudus (1Tes 3:13; 1Tes 4:1-8;
1Tes 5:23-24), dan Injil harus disertai kuasa dan penyataan Roh Kudus
(1Tes 1:5). Paulus mendorong jemaat itu supaya jangan mereka memadamkan
api Roh dengan meremehkan penyataan-Nya, khususnya nubuat
(1Tes 5:19-20).
Tema yang menonjol adalah kedatangan Kristus untuk membebaskan umat-Nya dari
murka Allah di atas muka bumi ini (1Tes 1:10; 1Tes 4:13-18; 1Tes 5:1-11).
Rupanya beberapa anggota jemaat sudah meninggal sehingga menimbulkan
kekhawatiran mengenai keikutsertaan mereka dalam keselamatan terakhir yang
akan dinyatakan ketika Tuhan datang. Oleh karena itu, Paulus menerangkan
rencana Allah bagi orang kudus yang sudah dipanggil pulang bila Kristus
kembali bagi gereja-Nya (1Tes 4:13-18) dan menasihatkan mereka yang
masih hidup tentang pentingnya kesiagaan ketika Kristus datang
(1Tes 5:1-11). Paulus menutup surat ini dengan berdoa untuk kekudusan
dan pemeliharaan mereka (1Tes 5:23-24).