1Tawarikh

Ciri-ciri Khas
(Pendahuluan/Pengantar)
Fungsi: (JJ), (++), (+), (-), (--), (1), (In).
Versi/Alat: [T], [B], [F], [L], [St], [3], [2] || [J], [R], [To] || (M), (S), (L), ©.
Bagian: Latar Belakang -- Garis Besar -- Tujuan dan Survai -- Ciri-ciri Khas.
Ciri-ciri Khas
~~~~~~~~~~~~~~~
Lima ciri utama menandai 1 Tawarikh.

(1) Kitab ini kurang lebih mencakup kurun sejarah yang sama dengan 1 dan 2
    Samuel.

(2) Silsilah-silsilahnya (pasal 1-9; 1Taw 1:1-9:44) menjadi daftar
    terpanjang dan paling lengkap dalam Alkitab. Karena dalam susunan
    asli Ibrani kitab-kitab PL, 1 dan 2 Tawarikh terletak paling akhir.
    Letaknya daftar keturunan ini tepat untuk memberikan inspirasi dan
    isi kepada silsilah Mesias pada permulaan PB.

(3) Kitab ini dengan jelas menguraikan kebangunan rohani dan pembaharuan
    yang belum pernah terjadi sebelumnya dari semua bentuk penyembahan
    ketika Daud membawa tabut perjanjian ke Yerusalem
    (pasal 15-16; 1Taw 15:1-16:43).

(4) Kitab ini menekankan perjanjian Allah dengan Daud
    (pasal 17; 1Taw 17:1-27) sebagai pusat pengharapan Israel akan
    Mesias yang dijanjikan.

(5) Pilihan atas peristiwa sejarahnya mencerminkan perspektif keimaman dari
    sang penulis yang diilhamkan mengenai penetapan kembali bait suci, hukum
    Taurat, dan keimaman dalam masyarakat Yerusalem pasca-pembuangan.

Penggenapan Dalam Perjanjian Baru
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Daftar keturunan dari Adam hingga pembuangan Babel, termasuk raja-raja
keturunan Daud dan keturunan mereka (pasal 3-4; 1Taw 3:1-4:43),
memberikan data yang diperlukan bagi silsilah PB dari Yesus Mesias
dalam Matius (Mat 1:1-17) dan Yesus, Anak Allah dalam Lukas
(Luk 3:23-28).  Gambaran mengenai Daud dalam 1 Tawarikh, duduk di
takhta Tuhan dan memerintah kerajaannya (1Taw 17:14), melambangkan
kedatangan Mesias, "Anak Daud", Yesus Kristus.

Keandalan Sejarah Tawarikh

Para pengritik yang tidak bertanggung jawab memandang Tawarikh sebagai
sejarah isapan jempol atau yang diputarbalikkan, yang pada umumnya
kurang dapat diandalkan dibandingkan dengan Samuel dan Raja-Raja. Harus
diakui bahwa Tawarikh merupakan sejarah yang sangat selektif; akan
tetapi, tidak benar bahwa itu isapan jempol atau tidak dapat diandalkan.
Memang benar Tawarikh menekankan sisi terang sejarah Yahudi; tidak benar
bahwa kegagalan-kegagalannya disangkal (mis. 1Taw 21:30). Ketika tidak
mencantumkan sejarah yang dicatat oleh Samuel dan Raja-Raja, penulis
Tawarikh menganggap bahwa para pembacanya mempunyai pengetahuan tentang
kedua kitab ini. Hukuman-hukuman kenabian dari Samuel dan Raja-Raja, serta
pengharapan-pengharapan keimaman dari Tawarikh, keduanya benar dan sangat
diperlukan. Banyak pernyataan sejarah yang hanya terdapat dalam 1 Tawarikh
telah terbukti dapat diandalkan oleh penemuan-penemuan arkeologis; tidak ada
yang tidak dapat dipertahankan. Juga, keahlian yang teliti telah memberikan
penjelasan-penjelasan yang dapat diterima mengenai masalah angka-angka yang
besar dalam Tawarikh. Tawarikh berdiri sebagai bagian penting yang dapat
diandalkan dari keseluruhan catatan perjanjian yang lama yang diilhamkan
oleh Allah.
Nomor Topik = "08056" | Untuk Indeks Topik (Kitab)
Untuk Selanjutnya | Ke Atas | Untuk Indeks Buku Alkitab (c).