1Raja-raja | Ciri-ciri Khas (Pendahuluan/Pengantar) |
Ciri-ciri Khas
~~~~~~~~~~~~~~~
Empat ciri utama menandai kitab ini.
(1) Kitab ini memperkenalkan para nabi sebagai wakil dan juru bicara Allah
kepada raja-raja Israel dan Yehuda -- misalnya,
Ahia (1Raj 11:29-40; 1Raj 4:5-18),
Semaya (1Raj 12:22-24),
Mikha (1Raj 22:8-28), dan
khususnya Elia (pasal 17-19; 1Raj 17:1-19:21).
(2) Kitab ini menekankan nubuat dan penggenapannya di dalam sejarah para
raja. Berkali-kali nubuat tertentu yang tertulis dinyatakan sebagai
sudah tergenapi
(mis. 2Sam 7:13 dengan 1Raj 8:20; 1Raj 11:29-39 dan 1Raj 12:15;
1Raj 13:1-34 dengan 2Raj 23:16-18).
(3) Kitab ini berisi banyak kisah Alkitab yang terkenal -- mis. hikmat
Salomo (pasal 3-4; 1Raj 3:1-4:34), penahbisan Bait Suci
(pasal 8; 1Raj 8:1-66), kunjungan ratu Syeba ke Yerusalem
(pasal 10; 1Raj 10:1-13), pelayanan Elia, khususnya bentrokannya
dengan Baalisme di Gunung Karmel (pasal 18; 1Raj 18:1-46).
(4) Kitab ini mencakup data kronologis yang banyak mengenai raja-raja
Israel dan Yehuda yang sering kali sulit diserentakkan. Akan tetapi,
sebagian besar persoalan dipecahkan dengan memuaskan bila mengerti ada
kemungkinan terjadinya tumpang tindih masa pemerintahan, masa
pemerintahan bersama seorang putra dengan ayahnya, dan cara yang
berbeda untuk menentukan awal pemerintahan seorang raja.
Penggenapan Dalam Perjanjian Baru
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
PB mencatat bahwa Yesus menyatakan kepada angkatan-Nya bahwa
pentingnya hidup dan kerajaan-Nya jauh melampaui hikmat, kekuasaan,
kemuliaan, dan kemegahan Salomo dan masa pemerintahannya; "sesungguhnya
yang ada di sini lebih daripada Salomo" (Mat 12:42). Apalagi, kemuliaan
Allah yang memenuhi bait Salomo ketika ditahbiskan kini tinggal di antara
umat manusia di dalam diri Yesus, Anak Tunggal Bapa (Yoh 1:14).